Jenis kaca untuk jendela dan pintu kaca rumah terdiri dari kaca bening, float, tempered, laminated, tinted, reflektif, Low-E, insulated, kaca es, hingga smart glass. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan lokasi pemasangan, kebutuhan keamanan, tingkat privasi, dan paparan sinar matahari.
Jenis Kaca untuk Rumah
Setiap bagian rumah dapat membutuhkan jenis kaca yang berbeda. Kaca untuk jendela ruang tamu, misalnya, mungkin lebih mengutamakan pencahayaan dan pengurangan panas, sedangkan kaca untuk pintu utama atau kamar mandi perlu mempertimbangkan keamanan serta privasi.
Berikut 17 jenis kaca yang dapat digunakan untuk jendela dan pintu kaca rumah beserta fungsi utamanya.
1. Kaca Bening atau Clear Glass
Kaca bening merupakan jenis kaca untuk jendela dan pintu kaca rumah yang paling umum digunakan. Kaca ini memiliki tingkat transparansi tinggi sehingga cahaya alami dapat masuk dengan maksimal.
Clear glass cocok digunakan pada jendela ruang tamu, pintu kaca dalam ruangan, lemari display, dan partisi. Kekurangannya, kaca ini belum memberikan privasi maupun perlindungan panas yang optimal.
2. Kaca Float
Kaca float merupakan kaca dasar yang diproduksi melalui proses pengapungan bahan kaca cair di atas timah cair. Hasilnya adalah permukaan kaca yang rata, halus, dan memiliki ketebalan seragam.
Kaca float sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kaca tempered, laminated, cermin, serta berbagai kaca dekoratif.
3. Kaca Tempered
Kaca tempered diproses menggunakan pemanasan dan pendinginan cepat sehingga mempunyai kekuatan lebih tinggi dibandingkan kaca biasa.
Apabila pecah, kaca tempered akan berubah menjadi butiran kecil yang relatif tidak tajam. Jenis kaca ini banyak digunakan untuk pintu kaca, pintu kamar mandi, jendela berukuran besar, railing, dan partisi rumah.
4. Kaca Laminated
Kaca laminated terdiri dari dua atau lebih lapisan kaca yang direkatkan menggunakan lapisan film seperti polyvinyl butyral atau PVB.
Saat pecah, serpihan kaca tetap menempel pada lapisan film sehingga tidak langsung berjatuhan. Kaca laminated cocok digunakan untuk pintu utama, jendela lantai atas, skylight, kanopi, dan area yang membutuhkan keamanan tambahan.
5. Kaca Tempered Laminated
Kaca tempered laminated menggabungkan kekuatan kaca tempered dengan perlindungan lapisan laminated.
Jenis kaca ini memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap benturan dan tetap menahan pecahan kaca apabila mengalami kerusakan. Penggunaannya umum ditemukan pada pintu kaca berukuran besar, balkon, kanopi, fasad rumah, dan skylight.
Baca juga: Perbedaan Laminated Glass vs Tempered Glass
6. Kaca Tinted
Kaca tinted memiliki warna tertentu yang berasal dari penambahan bahan pewarna saat proses produksi. Pilihan warnanya antara lain abu-abu, hijau, biru, dan perunggu.
Kaca tinted dapat mengurangi intensitas cahaya sekaligus membantu mengurangi panas matahari yang masuk ke dalam rumah. Jenis kaca ini cocok untuk jendela yang menghadap langsung ke arah matahari.
7. Kaca Low-E
Low-E atau low emissivity glass memiliki lapisan tipis yang membantu mengurangi perpindahan panas melalui permukaan kaca.
Kaca Low-E tetap memungkinkan cahaya alami masuk, tetapi dapat membantu menjaga suhu ruangan lebih stabil. Jenis kaca ini cocok untuk rumah dengan banyak bukaan kaca atau ruangan yang menggunakan pendingin udara.
WhatsApp kami 0895-7007-21023
View this post on Instagram
FAQ Kaca Rumah
Apa kaca terbaik untuk jendela?
Kaca terbaik bergantung pada kebutuhan. Kaca bening cocok untuk pencahayaan, kaca Low-E membantu mengurangi panas, sedangkan kaca laminated memberikan keamanan lebih baik.
Apakah pintu kaca wajib tempered?
Pintu kaca sangat disarankan menggunakan kaca tempered karena lebih kuat terhadap benturan dan pecah menjadi butiran kecil ketika mengalami kerusakan.
Kaca apa untuk kamar mandi?
Kaca tempered dengan finishing buram, sandblast, kaca es, atau kaca motif dapat digunakan untuk memberikan keamanan sekaligus privasi.
Apa beda tempered dan laminated?
Kaca tempered lebih kuat dan pecah menjadi butiran kecil. Kaca laminated memiliki lapisan film yang menahan serpihan kaca agar tidak langsung berjatuhan.
Kaca apa yang mengurangi panas?
Kaca Low-E, tinted, reflektif, dan insulated glass dapat membantu mengurangi panas matahari yang masuk ke dalam ruangan.