Kaca bevel adalah teknik finishing kaca yang bagian pinggirnya dipotong miring pada sudut tertentu dan dipoles hingga halus, sehingga menciptakan efek bingkai alami yang terkesan menyatu dengan kaca itu sendiri. Karena ilusi optik inilah, Anda tidak perlu lagi repot menambahkan figura kayu atau logam yang berat untuk membuatnya terlihat menonjol di dalam ruangan.
Sentuhan kemiringan pada pinggiran kaca ini sangat efektif untuk memberikan kesan mewah yang tidak berlebihan. Tidak heran jika material ini sering menjadi andalan para desainer interior karena bentuknya sangat mudah berbaur dengan berbagai konsep hunian, mulai dari desain klasik yang elegan hingga gaya minimalis modern.
Pembuatan pinggiran miring ini juga tidak terpaku pada satu desain saja. Mengingat kebutuhan perancangan ruang yang sangat luas, para pengrajin kaca mengembangkan beberapa variasi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan estetika ruangan.
Ragam Jenis Kaca Bevel di Pasaran
Saat ini para pengrajin maupun supplier kaca telah menciptakan bermacam-macam gaya tepian miring untuk menyesuaikan dengan berbagai elemen interior. Anda bisa bebas bereksplorasi memilih jenis yang paling cocok dengan karakter dan kebutuhan ruanganmu seperti berikut ini.
- Straight bevel menampilkan potongan garis lurus pada tepiannya dan sangat sering kita temukan teraplikasi pada cermin dinding atau pintu lemari pakaian.
- Curved bevel hadir dengan lekukan pinggiran yang lebih dinamis mengikuti pola melingkar sehingga sangat cocok untuk mempercantik jendela bergaya klasik atau meja rias.
- Double bevel memiliki dua tingkat kemiringan berbeda yang memberikan kedalaman visual dramatis dan membuat pantulan cahayanya semakin memukau saat terkena sinar.
- Pencil bevel menawarkan profil pinggiran yang membulat halus dan sangat aman saat disentuh sehingga sering dijadikan pelindung atau pelapis meja ruang tamu.
Ciri Khas Kaca Bevel
Tidak sulit membedakan material ini dari kaca datar biasa asalkan Anda tahu apa saja karakteristik bawaannya. Ada beberapa hal utama yang selalu menjadi alasan mengapa elemen ini begitu disukai.
- Efek prisma atau pendaran pelangi akan langsung terlihat jelas ketika tepian miring kaca ini memantulkan sinar matahari atau cahaya lampu dari dalam ruangan.
- Bagian pinggirnya terasa sangat aman saat disentuh karena sudut-sudut tajamnya sudah dihaluskan secara maksimal selama proses penggilingan.
- Material dasarnya cenderung lebih tebal dan berat dibandingkan kaca jendela biasa karena pengrajin membutuhkan ketebalan ekstra agar kaca tidak retak saat pinggirannya digerus.
- Ruangan yang menggunakannya akan seketika terasa lebih berkelas berkat kemampuan kaca ini mendistribusikan cahaya dan memberikan ilusi ruang yang lebih lega.
Memilih salah satu elemen interior ini merupakan langkah cerdas karena nilai estetikanya tidak mudah lekang oleh waktu dan proses perawatannya pun sama praktisnya dengan membersihkan perabotan kaca pada umumnya.
Dan yang perlu diingat, mencari material kaca dengan finishing miring yang rapi dan presisi tentu tidak boleh sembarangan karena akan sangat memengaruhi tampilan akhir ruangan. Jika kamu sedang merencanakan proyek interior dan membutuhkan kaca bevel berkualitas tinggi, Optima Glass siap membantu mewujudkan visi desain impianmu.
Kami menyediakan beragam pilihan kaca dengan standar pengerjaan profesional yang dijamin presisi, aman, dan elegan. Jangan ragu untuk menghubungi Optima Glass sekarang juga untuk berkonsultasi untuk kebutuhan proyek Anda!
- Company: PT. Optima Berkat Sinergi
- Konsultasi Admin 1: 0895-7007-21023
- Permintaan Penawaran: admin@optimaglass.co.id
- Alamat: Jl. Kalimalang Hegar Mukti Jl. Tegal Danas No.blok, Hegarmukti, Kec. Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apakah kaca bevel harganya lebih mahal dari kaca biasa?
Harganya memang relatif lebih tinggi karena membutuhkan material dasar yang lebih tebal serta melewati proses penggilingan dan pemolesan khusus yang memakan tambahan waktu pengerjaan.
2. Berapa ketebalan minimal kaca yang aman untuk dibevel?
Pengrajin umumnya menyarankan ketebalan dasar mulai dari lima milimeter agar proses pengikisan pinggiran kaca berjalan maksimal tanpa membuat area tengahnya menjadi terlalu tipis dan rapuh.
3. Apakah teknik finishing ini bisa diterapkan pada kaca tempered?
Pembuatan tepian miring ini sangat bisa diaplikasikan pada kaca tempered dengan catatan seluruh tahapan pemotongannya sudah benar-benar rampung sebelum kaca tersebut dimasukkan ke dalam mesin pemanas.