Ringkas: Kaca bangunan terdiri dari kaca bening, tempered, laminated, berwarna, reflektif, dan insulating, dan setiap jenis punya fungsi sendiri. Di halaman ini kami jelaskan perbedaannya, ketebalan yang umum dipakai, dan cara memilihnya, lalu daftar harga per m² langsung dari pabrik: kaca bening mulai Rp 160.000 dan tempered mulai Rp 250.000 per m².
Ditulis oleh Tim Teknis Optima Glass · Terakhir diperbarui 19 Oktober 2026
Apa Itu Kaca Bangunan?
Kaca untuk bangunan umumnya kaca float: pasir silika dan bahan lain dilebur, lalu diapungkan di atas timah cair sehingga permukaannya rata dan jernih. Dari lembaran dasar ini, pabrik membuat jenis-jenis kaca lain: ada yang dipotong saja, ada yang dikeraskan, dilapis, diberi warna, atau digabung dua lembar. Karena itu, pertanyaan “kaca apa yang saya butuhkan” sebenarnya adalah pertanyaan tentang proses lanjutan dan ketebalan.
Bahan dasar kaca kami adalah kaca Asahimas, produsen kaca lembaran di Indonesia. Brosur produknya menunjukkan betapa luas pilihannya: Indofloat (clear float), Panasap (tinted), Sunfort, Coated Glass, Interior Glass, dan lainnya.

Jenis Kaca Bangunan dan Fungsinya
Tabel ini merangkum jenis yang paling sering dipakai dan untuk apa:
| Jenis kaca | Apa itu | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Kaca bening (polos / clear) | Kaca float tanpa proses lanjutan, misalnya Indofloat; bisa dipotong dan dibor kapan saja | Jendela kecil, cermin, bingkai, rak |
| Kaca tempered | Dipanaskan lalu didinginkan cepat: sekitar 4 sampai 5 kali lebih kuat, pecah menjadi butiran kecil | Pintu, partisi, railing, shower, fasad |
| Kaca laminated | Dua lembar kaca disatukan lapisan PVB; pecahan menempel | Kanopi, skylight, railing, area yang butuh keamanan |
| Kaca berwarna (Panasap) | Kaca tinted yang meredam silau dan menyerap panas | Jendela besar, fasad |
| Kaca reflektif (Stopsol) | Berlapis pantul, tampak seperti cermin dari luar | Fasad gedung, curtain wall |
| Kaca insulating (IGU) | Dua lembar kaca dengan rongga udara di tengah | Jendela dan fasad hemat energi |
| Kaca Low-E (Sunergy) | Berlapis tipis yang membatasi perpindahan panas | Jendela dan fasad hemat energi |
| Kaca one way (T-Sunlux) | Kaca reflektif yang tampak seperti cermin dari sisi terang | Ruang yang butuh privasi |
Contoh nyata. Perbedaan paling mudah dilihat saat kaca pecah: tempered pecah menjadi butiran kecil, kaca biasa pecah menjadi serpihan besar yang tajam.


Contoh jenis lain dari pabrik dan proyek kami: kaca laminated, kaca Stopsol biru, dan kaca one way T-Sunlux 508 pada fasad kantor bank.



Pembahasan lengkap: apa itu kaca tempered, laminated vs tempered, kaca Stopsol, kaca Panasap, dan kaca IGU.
Ketebalan Kaca: Mana yang Dipakai untuk Apa?
Makin besar ukuran satu lembar dan makin besar risiko benturan, makin tebal kaca yang dipakai. Gambaran umumnya (konfirmasikan dengan konsultan atau kontraktor Anda):
| Ketebalan | Pemakaian yang umum |
|---|---|
| 3 sampai 5 mm | Bingkai foto, cermin, jendela kecil |
| 5 sampai 6 mm | Jendela dan pintu kusen, etalase kecil |
| 8 sampai 10 mm | Sekat shower, pintu, partisi rendah, meja kaca |
| 10 sampai 12 mm | Partisi tinggi, railing, kanopi, pintu frameless |
| Laminated 5+5 mm ke atas | Skylight, atap kaca, area di atas ruangan |
Ukuran standar lembaran dan batasnya ada di ukuran standar kaca lembaran.


Kaca Polos atau Tempered?
Pertanyaan paling sering. Kaca polos lebih murah dan bisa dipotong atau dibor di mana saja, tetapi pecahnya tajam dan besar. Kaca tempered lebih kuat dan pecah menjadi butiran kecil yang tidak setajam serpihan biasa, tetapi harus dipesan sesuai ukuran final karena tidak bisa dipotong atau dibor setelah jadi. Untuk area yang sering tersentuh, di tempat basah, atau dekat orang, pilih tempered. Baca perbedaan kaca clear dan tempered.
Daftar Harga Kaca per m²
Harga kaca bening dan tempered clear per m² langsung dari pabrik kami, sudah PPN 11%:

| Ketebalan | Kaca polos per m² | Kaca tempered per m² | Selisih |
|---|---|---|---|
| 5 mm | Rp 160.000 | Rp 250.000 | + Rp 90.000 |
| 6 mm | Rp 205.000 | Rp 290.000 | + Rp 85.000 |
| 8 mm | Rp 265.000 | Rp 385.000 | + Rp 120.000 |
| 10 mm | Rp 350.000 | Rp 465.000 | + Rp 115.000 |
| 12 mm | Rp 425.000 | Rp 525.000 | + Rp 100.000 |
Kaca tempered wajib gosok tepi mesin (Rp 15.000 per meter lari, dihitung terpisah) dan minimum 0,5 m² per lembar. Kaca laminated mulai Rp 650.000 per m². Harga lain: harga kaca per meter. Proyek atau jumlah banyak bisa minta diskon ke admin kami.
Cara Memilih Jenis Kaca
- Tentukan pemakaian: jendela, pintu, partisi, railing, atap, atau fasad.
- Tanyakan risiko benturan dan tinggi: area yang sering terkena benturan atau berada di atas orang butuh tempered atau laminated.
- Pilih ketebalan sesuai ukuran panel; makin besar panel, makin tebal kaca.
- Putuskan warna dan fungsi: bening untuk terang alami, Panasap atau Stopsol untuk mengurangi silau dan panas.
- Kirim ukuran final ke pabrik. Kaca tempered tidak bisa dipotong atau dibor setelah jadi.
Proyek atau jumlah banyak? Dapatkan diskon dari harga pricelist ini!
Hubungi admin kami sekarang, kirim ukuran dan jumlah kaca Anda, dan kami siapkan penawaran terbaik.
Butuh Kaca untuk Proyek Tertentu? Mulai dari Sini
Lihat produk kaca kami satu per satu:
Untuk kebutuhan yang umum, kami sudah menyiapkan halaman lengkap dengan kalkulator harga. Pada sebagian besar halaman ini, Anda bisa membeli kaca langsung dari pabrik dan memakai tukang sendiri, jadi biayanya jauh lebih rendah daripada harga terpasang dari vendor.
Kami pabrik kaca di Cikarang: bahan baku kaca Asahimas, dipotong, digosok, dan ditempering di pabrik sendiri, lalu diantar sesuai ukuran. Kami memasok kaca, tidak memasang. Baca toko kaca atau pabrik kaca.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa saja jenis kaca untuk bangunan?
Yang umum: kaca bening, tempered, laminated, kaca berwarna (Panasap), reflektif (Stopsol), insulating (IGU), dan one way. Setiap jenis punya fungsi sendiri.
Berapa harga kaca per m2?
Kaca bening mulai Rp 160.000 per m² (5 mm) dan tempered mulai Rp 250.000 per m² (5 mm), sudah PPN 11%. Harga naik sesuai ketebalan. Tempered wajib gosok tepi mesin Rp 15.000 per meter lari.
Apa bedanya kaca polos dan kaca tempered?
Kaca polos bisa dipotong dan dibor kapan saja tetapi pecahnya tajam. Kaca tempered sekitar 4 sampai 5 kali lebih kuat dan pecah menjadi butiran kecil, tetapi tidak bisa dipotong atau dibor setelah jadi.
Kaca apa untuk atap atau skylight?
Laminated tempered, minimum 5+5 mm, karena pecahannya menempel pada lapisan PVB dan tidak jatuh. Lihat halaman skylight kaca kami.
Apakah Optima Glass memasang kaca?
Tidak. Kami pabrik kaca dan memasok kaca sesuai ukuran. Untuk proyek di Jabodetabek, kami bisa memberi kontak tukang kaca yang biasa memasang kaca dari kami.
Siap Pesan Kaca Sesuai Ukuran Anda?
Kirim ukuran, jumlah, dan lokasi proyek. Tim kami siapkan penawaran. Untuk diskon dari harga pricelist, hubungi admin kami!
- 202 ulasan Google dengan rating 5,0, dan lebih dari 300 proyek selesai di 30+ kota
- Potong CNC, tempered, laminated, dan IGU dalam satu pabrik di Cikarang
- Supplier kaca Asahimas untuk proyek; kami hanya memasok kaca, tidak menerima pemasangan