Kaca untuk lift dan eskalator sebaiknya menggunakan kaca pengaman seperti tempered, laminated, atau tempered laminated. Jenis kaca tersebut memiliki respons yang lebih aman ketika terkena benturan atau mengalami kerusakan dibandingkan kaca biasa.
Namun, pilihan kaca tidak dapat disamakan untuk seluruh bagian. Dinding kabin lift, pintu lift, cermin interior, dan balustrade eskalator memiliki fungsi serta risiko yang berbeda. Karena itu, ketebalan dan susunan kaca harus mengikuti desain peralatan, ukuran panel, sistem penyangga, serta standar keselamatan yang berlaku.
Fungsi Kaca Lift dan Eskalator
Kaca banyak digunakan pada lift dan eskalator untuk memberikan tampilan modern sekaligus membantu pengguna melihat kondisi di sekitarnya.
Beberapa bagian yang dapat menggunakan kaca antara lain:
- Dinding kabin lift panoramik
- Pintu dan panel lift
- Cermin di dalam kabin
- Dinding luar shaft lift
- Balustrade eskalator
- Panel pembatas area mesin
- Elemen dekoratif interior
Karena berada di area dengan lalu lintas tinggi, kaca harus tahan terhadap benturan manusia, getaran, tekanan, dan penggunaan berulang.
Jenis Kaca yang Aman untuk Lift dan Eskalator
Kaca pengaman merupakan pilihan utama untuk aplikasi lift dan eskalator. Dua jenis yang paling umum digunakan adalah tempered dan laminated. Pilkington menjelaskan bahwa keduanya termasuk jenis safety glass yang banyak digunakan untuk mengurangi risiko cedera akibat pecahan kaca.
1. Kaca Tempered
View this post on Instagram
Kaca tempered diproses melalui pemanasan dan pendinginan cepat sehingga memiliki kekuatan lebih tinggi dibandingkan kaca biasa dengan ketebalan yang sama.
Ketika pecah, kaca akan berubah menjadi butiran kecil yang relatif tidak tajam. Karakteristik tersebut membuatnya dapat dipertimbangkan untuk:
- Panel dinding lift
- Pintu kaca tertentu
- Panel dekoratif
- Balustrade eskalator
- Bagian yang membutuhkan ketahanan benturan
Beberapa sistem eskalator menggunakan kaca tempered pada balustradenya. Salah satu panduan perencanaan KONE, misalnya, mencantumkan balustrade dengan kaca tempered bening 10 mm. Namun, ukuran tersebut merupakan spesifikasi produk tertentu dan bukan ketentuan untuk semua eskalator.
Kekurangan kaca tempered adalah seluruh panel dapat runtuh ketika salah satu titik kritis mengalami kerusakan.
2. Kaca Laminated
View this post on Instagram
Kaca laminated terdiri dari dua atau lebih lembar kaca yang disatukan dengan lapisan film seperti PVB. Jika kaca retak, serpihannya akan tetap menempel pada lapisan tersebut.
Kelebihannya meliputi:
- Pecahan tidak langsung berjatuhan
- Panel masih dapat tertahan sementara
- Mengurangi risiko serpihan mengenai pengguna
- Dapat membantu meredam suara
- Cocok untuk area yang membutuhkan perlindungan tambahan
Laminated safety glass mempertahankan pecahan melalui lapisan PVB ketika mengalami kerusakan.
Kaca laminated dapat digunakan pada panel lift panoramik, dinding kaca, pintu, atau balustrade yang membutuhkan kemampuan menahan pecahan.
3. Kaca Tempered Laminated
Kaca tempered laminated menggabungkan lembaran kaca tempered dengan lapisan laminated. Jenis ini menawarkan kekuatan terhadap benturan sekaligus kemampuan mempertahankan serpihan setelah pecah.
Kombinasi tersebut dapat dipertimbangkan pada:
- Lift panoramik
- Panel berukuran besar
- Balustrade dengan risiko jatuh
- Area publik dengan lalu lintas tinggi
- Panel yang berada dekat pengguna
Laminated glass juga direkomendasikan pada aplikasi yang memerlukan perlindungan dari kegagalan panel secara tiba-tiba.
Cara Menentukan Ketebalan Kaca untuk Lift dan Eskalator
Ketebalan kaca untuk lift dan eskalator dipengaruhi oleh:
- Ukuran panel
- Posisi pemasangan
- Jenis penyangga
- Jumlah sisi yang ditahan
- Risiko benturan
- Getaran peralatan
- Jenis kaca
- Sistem fitting
- Ketentuan produsen lift atau eskalator
Angka seperti 10 mm atau 12 mm dapat ditemukan pada spesifikasi produk tertentu, tetapi tidak dapat dijadikan standar untuk semua proyek. Sebagai contoh, salah satu sistem KONE mencantumkan safety glass 10 mm dan laminated glass 12 mm untuk konfigurasi tertentu. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa setiap bagian lift dan eskalator dapat membutuhkan jenis serta ketebalan kaca yang tidak sama.
Karena itu, pemilihan kaca tempered, laminated, atau tempered laminated perlu disesuaikan dengan fungsi panel, ukuran bidang, risiko benturan, sistem penyangga, dan metode pemasangannya. Spesifikasi akhir juga harus mengikuti desain serta rekomendasi dari produsen lift atau eskalator.
Dapatkan rekomendasi kaca yang sesuai bersama Optima Glass. Konsultasikan kebutuhan kaca lift dan eskalator Anda melalui WhatsApp 0895-7007-21023.