Jenis finishing tepi kaca meliputi potong standar, arris, gosok kasar, polished, pencil edge, bevel, dan mitered edge. Setiap finishing menghasilkan tampilan, tingkat kehalusan, serta biaya pengerjaan yang berbeda.
Semakin rumit bentuk tepi dan semakin halus hasil yang diinginkan, semakin banyak proses mesin yang dibutuhkan. Karena itu, finishing tepi kaca dapat memengaruhi harga akhir selain jenis, ketebalan, ukuran, dan proses tempered.
Jenis Finishing Tepi Kaca
Berikut jenis finishing yang umum digunakan dan pengaruhnya terhadap harga.
1. Tepi Potong Standar

Tepi potong standar merupakan hasil setelah kaca dipotong tanpa proses penghalusan lanjutan. Bagian pinggirnya masih tajam dan dapat memiliki serpihan kecil.
Finishing ini umumnya digunakan jika seluruh tepi kaca akan masuk ke dalam rangka sehingga tidak terlihat atau tersentuh secara langsung.
Pengaruh terhadap harga pada jenis ini berada pada level paling ekonomis karena tidak memerlukan proses tambahan selain pemotongan dasar.
2. Arris atau Tepi Dihilangkan Ketajamannya

Arris merupakan proses menghilangkan sudut tajam pada bagian atas dan bawah tepi kaca. Permukaannya belum dibuat mengilap, tetapi lebih aman untuk ditangani dibandingkan tepi potong biasa.
Jenis ini cocok untuk kaca yang masuk ke dalam rangka atau membutuhkan pengamanan tepi sebelum diproses lebih lanjut.
Pengaruh terhadap harga sedikit meningkat dibanding potong standar karena ada tambahan proses penghalusan ringan pada bagian tepi.
3. Flat Ground Edge

Flat ground edge atau gosok kasar menghasilkan tepi kaca yang rata dan tidak tajam. Permukaannya terlihat doff atau sedikit buram karena belum melalui tahap pemolesan akhir.
Finishing ini dapat digunakan ketika tepi kaca tidak menjadi bagian utama dari tampilan desain, tetapi tetap membutuhkan hasil yang lebih rapi.
Pengaruh terhadap harga menjadi lebih tinggi dibanding arris karena seluruh bidang tepi harus diratakan menggunakan mesin khusus.
4. Flat Polished Edge

Flat polished edge merupakan finishing tepi rata yang telah dipoles hingga halus dan mengilap. Hasilnya terlihat lebih bersih serta cocok untuk kaca dengan bagian tepi terbuka.
Finishing polished banyak digunakan pada:
- Meja kaca
- Rak display
- Partisi frameless
- Pintu kaca
- Shower screen
- Etalase
Pengaruh terhadap harga berada pada level menengah hingga tinggi karena prosesnya tidak hanya meratakan tepi, tetapi juga menambahkan tahap pemolesan agar hasilnya benar-benar mengilap.
5. Bevel Edge

Bevel adalah finishing yang memotong bagian tepi kaca secara miring sehingga membentuk bidang dekoratif. Lebar bevel dapat disesuaikan dengan ketebalan kaca dan desain yang diinginkan.
Bevel banyak digunakan pada:
- Cermin dinding
- Pintu dekoratif
- Kaca lemari
- Panel interior
- Kaca meja
Pantulan cahaya pada bidang miring memberikan kesan lebih mewah dan elegan.
Pengaruh terhadap harga berada pada kategori tinggi karena prosesnya membutuhkan ketelitian lebih, terutama jika bevel dibuat lebar atau mengikuti bentuk kaca yang tidak standar.
View this post on Instagram
Perbandingan Finishing Tepi
| Jenis finishing | Tampilan | Penggunaan | Tingkat biaya |
| Potong standar | Tajam, belum dihaluskan | Kaca di dalam rangka | Paling ekonomis |
| Arris | Sudut tajam dikurangi | Kaca berbingkai | Ekonomis |
| Flat ground | Rata dan doff | Tepi tidak dominan | Menengah |
| Flat polished | Rata dan mengilap | Meja, pintu, partisi | Menengah–tinggi |
| Bevel | Miring dan dekoratif | Cermin dan interior | Tinggi |
Tingkat biaya pada tabel bersifat perbandingan umum, bukan daftar harga pasti.
Butuh kaca dengan finishing polished, bevel, pencil edge, atau pengerjaan custom? Konsultasikan jenis kaca, ukuran, ketebalan, dan model finishing bersama Optima Glass melalui WhatsApp 0895-7007-21023.